




Kisahnya
Clara dan Reza menginginkan pesta, bukan prosesi. Rooftop dengan kota yang menyala di belakang mereka memberi energi pada malam itu.
Kami mengatur upacara menjelang senja agar cakrawala yang bekerja, lalu langsung masuk ke makan malam dan berdansa.
Persiapan
Clara dan Reza memberi kami satu aturan: tidak ada sambutan panjang. Kami merancang malam itu berdasarkan energi, dengan prosesi singkat, pergantian cahaya yang cepat, dan makan malam yang langsung berlanjut ke musik.
Rooftop membawa angin dan cuaca, sehingga setiap rangkaian diberi pemberat, setiap lilin diletakkan di dalam kaca, dan kami menyiapkan denah cadangan di dalam ruangan hingga pagi hari pernikahan.
Hari H
Tamu berkumpul pukul lima untuk minuman saat kota masih terang. Prosesi dimulai saat senja dengan bunga ungu membingkai cakrawala, dan ketika pasangan berciuman, gedung-gedung di belakang mereka sudah menyala.
Makan malam disajikan di meja panjang dengan hidangan berbagi, dan DJ mengambil alih pukul delapan. Lantai dansa tidak pernah sepi, dan tamu terakhir pulang setelah kota mulai sunyi.
Sorotan
Bunga ungu lembut dan lentera kaca menjaga suasana romantis di antara baja dan kaca.
- Upacara saat golden hour dengan pemandangan kota
- Cocktail hour dan makan malam untuk 150 tamu
- After-party di teras bawah



