




Kisahnya
Rina dan Satria menginginkan tamu lebih sedikit dan lebih banyak laut. Kami mengatur akad pada cahaya terakhir dan menjaga setiap elemen cukup ringan untuk bergerak bersama angin.
Persiapan
Rina dan Satria menjaga daftar tamu sekitar seratus dua puluh orang dan mengalokasikan anggaran untuk suasana. Kami meninjau tiga bagian pantai Seminyak sebelum memilih satu dengan kemiringan landai dan tanpa lalu lalang orang di sore hari.
Angin adalah batasan desain utama di pantai, sehingga setiap elemen dipilih untuk bergerak bersamanya, bukan melawannya: runner kain, bunga longgar dalam wadah berpemberat pasir, dan lentera sebagai pengganti lilin terbuka.
Hari H
Tamu datang tanpa alas kaki disambut minuman dan keranjang sandal untuk nanti. Prosesi menghadap matahari terbenam, dan drone mengabadikan saat pasangan berbalik berjalan menyusuri pantai ketika langit berganti warna.
Makan malam disajikan di meja panjang rendah yang ditanam di pasir, dilanjutkan set akustik singkat dan dansa di dek kayu yang kami bangun dekat bukit pasir.
Sorotan
Beberapa detail yang membuat hari itu terasa milik mereka.
- Koordinasi untuk 120 tamu
- Penataan menyesuaikan venue
- Alur acara yang tenang dan teratur



