
Biarkan taman memimpin
Taman yang baik sudah punya struktur, pohon yang membingkai lorong dan jalan setapak untuk tamu. Dekorasilah untuk mendukungnya, bukan menutupinya.
Gunakan tanaman dan bunga yang selaras dengan yang sudah tumbuh, agar rangkaian terlihat tertanam, bukan diletakkan.
Rencanakan cahaya
Golden hour murah hati, tetapi siang bisa keras. Letakkan tempat duduk di bawah teduh dan tambahkan kanopi atau kain drape bila perlu.
- Jadwalkan upacara di sore hari
- Pasang lentera atau lampu tali sebelum senja
- Siapkan cadangan ruang tertutup untuk hujan
Pilih palet dari musimnya
Kunjungi taman beberapa minggu sebelum pernikahan dan perhatikan tanaman yang sedang berbunga. Palet yang dibangun dari warna-warna itu akan selalu terlihat pas, karena alam sudah mengujinya di cahaya yang sama.
Tambahkan paling banyak satu warna aksen, lewat linen atau pita, bukan bunga. Terlalu banyak warna tambahan akan bersaing dengan hijaunya tanaman di sekitar.
Furnitur yang cocok di luar ruangan
Kayu, rotan, dan linen terasa menyatu dengan taman. Kursi plastik dan permukaan cermin terasa seperti dipinjam dari ballroom dan menarik perhatian dari suasana.
Periksa permukaan tanah sebelum memilih. Hak sepatu mudah terbenam di rumput lembut, jadi tambahkan jalur kayu atau alas di lorong dan di sekitar lantai dansa.
- Meja kayu panjang untuk suasana kebersamaan
- Runner linen sebagai pengganti taplak penuh
- Centerpiece rendah agar tamu bisa mengobrol
Pikirkan kenyamanan tamu
Taman memang indah, tetapi tidak selalu ramah. Sediakan kipas atau payung untuk siang hari, losion antinyamuk di dekat bar, dan petunjuk yang jelas menuju toilet.
Saat malam tiba, selendang atau selimut di beberapa kursi menjadi detail kecil yang diingat tamu dengan hangat, terutama di venue dataran tinggi.



