




Kisahnya
Pasangan meminta meja santai dan bunga yang tampak baru dipetik pagi itu. Kami menata meja panjang di bawah pohon dan menjaga rangkaian bunga tetap longgar.
Persiapan
Bunga dan Teguh ingin pernikahan mereka terasa tidak direncanakan, yang tentu saja membutuhkan perencanaan matang. Kami memilih Villa Batu Hijau karena pohon-pohon tuanya dan menyusun tata letak mengikuti bayangan yang jatuh sepanjang sore.
Bunga didatangkan dari petani di sekitar Batu sehari sebelumnya, dan kami meminta apa pun yang sedang musim, bukan daftar tetap. Hasilnya longgar, berwarna, dan sedikit liar, persis seperti harapan pasangan.
Hari H
Prosesi berlangsung sore hari di bawah pohon terbesar di taman. Tamu duduk di kursi yang berbeda-beda, dikumpulkan dari villa dan rumah sekitar, dan janji pernikahan diikuti bersulang dengan jus apel segar dari kebun setempat.
Makan malam disajikan di meja panjang di bawah untaian lampu hangat. Photo booth di sudut menjadi tempat favorit malam itu, dan malam ditutup dengan semua orang berdansa di halaman saat bunga liar mulai menguncup.
Sorotan
Beberapa detail yang membuat hari itu terasa milik mereka.
- Koordinasi untuk 170 tamu
- Penataan menyesuaikan venue
- Alur acara yang tenang dan teratur



